Puding Susunya Laku Lewat Instagram

TAHAN TUJUH HARI

Setelah mulai banyak yang merasakan nikmatnya, pasar produk puding buatan Ivan meluas. Tak hanya untuk dikonsumsi harian, tetapi ada pula yang untuk konsumsi wedding. Pasar terbanyaknya tetap kalangan remaja, terutama mahasiswa dan pelajar SMA. Setelah itu baru orang tua. Mereka umumnya berdomisili di wilayah Jakarta. Ia kemudian mengembangkannya. Saat ini ia sudah memproduksi tujuh varian.

Namun, varian milky caramel masih tetap paling disukai pelanggan. Setiap varian ia ciptakan melalui percobaan resep yang tidak terlalu lama. “Paling satu atau dua kali percobaan, saya langsung pasarkan. Basically produknya sama yakni milky caramel, hanya saja ditambah fl avor,” jelasnya. Guna menjaga kualitas produk, ia jaga higiene proses produksinya. Maklumlah, susu termasuk produk mudah rusak. Wadah botol misalnya, harus ia rebus dalam air mendidih sebelum digunakan. Agar kedap udara, ia gunakan tutup karet untuk botolnya.

Dengan proses produksi yang higienis tersebut, puding susu buatan Ivan bisa tahan 8 jam di suhu kamar. “Yang pen ting jangan kena panas, susunya cepat rusak. Kalau disimpan dalam kulkas, puding susu ini bisa tahan 7 hari.” Karena produksinya sudah cukup banyak, kini ia mempekerjakan empat orang karyawan dalam proses produksi.

Sedangkan untuk mengirimkan produknya, ia merekrut 2 orang kurir. Promosi pemasarannya kemudian ia perluas. Tak cuma menggunakan Instagram, melainkan juga SMS, Line, Whatsapp. Lewat media yang sama, pelanggan melakukan pemesanan. Biaya pengirimannya dibebankan pada pemesan. Paling murah ongkos kirimnya Rp 20.000. “Tapi pesanan untuk wedding atau ulangtahun saya antar sendiri, ka rena pesanannya banyak. Mengantarkannya harus pakai mobil.”

Puding Susunya Laku Lewat Instagram dan Jasa SEO Semarang

Puding Susunya Laku Lewat Instagram dan Jasa SEO Semarang. Ivan Januar tidak mendalami ilmu masak-memasak. Ia juga tidak belajar mengenai wirausaha. Hanya berbekal kesukaan memasak, ia telah menjadi pengusaha di sektor kuliner ketika usianya masih sangat belia, 23 tahun.

Bukan Januar memilih puding susu sebagai komoditas usahanya. Produk itu ia pilih lantaran produsen puding susu di Indonesia, tanpa asalan Ivan khususnya Jakarta, masih sedikit. Dengan begitu persaingan yang terjadi tidak terlalu sengit. Tak heran kalau bisnis puding susu yang ia beri merek Milky Way bisa tumbuh lumayan pesat. Saat ini, setiap harinya ia memproduksi puding susu sebanyak 150 – 300 botol. Pada hari-hari tertentu macam lebaran, ia bahkan bisa membuat hingga 700 botol. Setiap botolnya berisi sekitar 125 ml puding susu dengan karamel dan bermacam-macam topping. Ia mematok harga Rp 18.000 per botol. Dari harga tersebut, ia memperoleh margin sekitar 50%.

TERINSPIRASI HOKAIDO PUDDING

Ide membuat puding susu ini muncul ketika Ivan sedang jalan-jalan ke Jepang. Di sana ada hokaido pudding. “Ketika saya coba, eh … enak rasanya,” kenang alumnus jurusan perhotelan Universitas Pelita Harapan ini. Setiba kembali di Jakarta, ia iseng membuat puding susu sejenis. Resepnya ia ciptakan sendiri. Ternyata hasilnya enak juga. Dengan penuh keyakinan, ia memutuskan berbisnis puding susu.

Pada Juni 2013 ia memulai usaha dan mempromosikannya lewat Instagram. Tenyata yang berminat membelinya cukup banyak. “Kalau suka susu, pasti suka puding susu buatan saya,” ujar Ivan. Konsumen yang ia sasar kalangan remaja. Saat itu, ia membuat hanya satu varian, yakni rasa original, milky caramel. Pembuatannya juga ia lakukan sendiri, sepulang kuliah. Jumlah yang ia produksi sesuai dengan pesanan.

Waktu itu rata-rata dua hari sekali ia membuat 50 – 100 botol puding susu. Dengan produksi sebanyak itu, dalam sebulan, modal yang ia keluarkan bisa kembali. Pada awal usaha, pelanggannya terbatas hanya orang-orang terdekat yang memiliki akses ke Instagram. Mereka kemudian ikut menawarkan dari mulut ke mulut. Ivan juga rajin ikut bazar di berbagai mal, di antaranya Grand Indonesia dan Gandaria City. “Dari bazar saya bisa menjual paling sedikit 300 botol. Pernah pula sampai 2.000 botol,” ungkapnya sumringah.

Lock&Lock Luncurkan Wadah Berbahan Kaca

Lock&Lock, produsen produk wadah makanan asal Korea Selatan, memperkenalkan produk barunya yang dinamai Lock&Lock Glass. Terbuat dari bahan kaca Borosilicate yang tahan pada suhu tinggi dan perubahan suhu yang ekstrem, wadah makanan ini bisa digunakan dalam oven, microwave, dan freezer. Lock&Lock Glass juga dilengkapi penutup yang terbuat dari bahan plastik PP yang aman bagi kesehatan manusia. Bahan ini juga kedap udara dan air.

Dari Showroom, Sofa, Hingga Software

Salah satu brand yang bernaung di bawah Da Vinci Indonesia, Natuzzi, memperkenalkan showroom terbaru yang berada di lantai 5. Pada saat bersamaan, brand asal Italia ini meluncurkan sofa termutakhir bertajuk Bolero. Didesain dengan sistem Zero Wall, memungkinkan bantalan sofa membuka dan meluncur mengikuti lajur. Otomatis, sofa pun bisa disesuaikan dengan kenyamanan masing-masing pengguna. Selain itu, Natuzzi memperkenalkan “Your Design by Natuzzi”, software 3D yang dapat membantu Anda melihat penampakan visual ruangan dari imajinasi Anda.

BlackBerry Z30

Teknorus.com – Blackberry tanpa keypad ­ sik ini memanjakan pemiliknya dengan tampilan layar yang tajam dan warna cemerlang. Spesifikasi : Layar Super AMOLED capacitive touch screen, 16M warna, resolusi 720 x 1280 pixels, 5.0 inchi, 294 ppi, Multitouch; Di mensi: 140.7 x 72 x 9.4 mm, 170 gram; jack audio 3.5mm; memori internal 16 GB, 2 GB RAM; slot microSD 64GB; inter net HSDPA/GPRS/EDGE, Wi-Fi ; bluetooth v4.0 A2DP; microUSB v2.0 OTG; Kamera 8 MP dan 2 MP, autofocus, LED ­ ash; OS BlackBerry 10.2; prosesor Qualcomm Dual-core 1.7 GHz, GPU Adreno 320; Radio FM; GPS; Li-Ion 2880 mAh

Baca juga : Gudang Movie

Samsung Galaxy S5

Sebagai penerus Galaxy S4, sambutan pasar memang tak seheboh tipe sebelumnya. Namun, ada sistem operasi terbaru Android 4.4 Kit Kat. Kualitas kameranya juga memuaskan. Spesi­ kasi : Layar Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M warna, resolusi 1080 x 1920 pixels, 5.1 inchi, 432 ppi, Multitouch, anti gores Corning Gorilla Glass 3, Touch Wiz UI; Dimensi: 142 x 72.5 x 8.1 mm, 145 gram; jack audio 3.5mm; memori internal 16 GB, 2 GB RAM; slot microSD 128GB ; internet HSDPA/GPRS/EDGE, Wi-Fi ; bluetooth v4.0 A2DP; microUSB v2.0, USB On-the-go; Kamera 16 MP dan 2 MP, autofocus, LED ­ ash, sensor 1/2.6’’, rekam HD video dan foto bersamaan; OS Android v4.4.2 KitKat; prosesor Qualcomm Quad-core 2.5 GHz, GPU Adreno 330; GPS; Li-Ion 2800 mAh

Samsung Galaxy Note 3

Berbekal stylus untuk menggambar dan membuat sketsa, Gal axy Note yang berlayar lega ini menjadi produk unik dengan kategori berbeda. Spesi­ kasi : Layar AMOLED capacitive touchscreen, 16M warna, resolusi 720 x 1280 pixels, 5.5 inchi, 267 ppi, Multi touch, TouchWiz UI; Dimensi: 151.1 x 80.5 x 9.4 mm, 183 gram; S Pen stylus; jack audio 3.5mm; memori internal 16 GB, 2 GB RAM; slot microSD 128GB ; inter net HSDPA/GPRS/EDGE, Wi-Fi ; bluetooth v4.0 A2DP; microUSB v2.0, USB On-the-go; Kamera 8 MP dan 2 MP, autofocus, LED ­ ash, rekam HD video dan foto bersamaan; OS Android v4.1.1 Jelly Bean; prosesor Exynos Quad-core 1.6 GHz, GPU Mali-400MP4; GPS; Li-Ion 3100 mAh

Ajang Kumpul-kumpul

Nuansa rumah asri dan sejuk ini rupanya dimanfaatkan oleh kerabat dekat dan keluarga untuk kumpulkumpul, baik ketika arisan keluarga atau sekedar menghabiskan waktu bersama. “Sejak rumah ini dibangun, keluarga-keluarga selalu ingin acara arisannya di sini dan setiap minggu pasti enggak pernah sepi dari tamu,” Ajeng bercerita dengan wajah sumringah.

Memang, setiap orang yang menyambangi rumah ini akan jatuh cinta dengan gaya arsitektur dan pengelolaan interior yang hangat dan nyaman. Kami pun merasakannya. Konsep rumah yang ingin dibangun pasangan ini pun telah berhasil dicapai, menghadirkan kenyamanan dan keinginan untuk selalu berada di rumah sepanjang waktu. Konsep kuat dan konsistensi untuk mempertahankan konsep tersebut adalah kuncinya. Area attic (loteng) dimanfaatkan untuk area santai sekaligus kumpul-kumpul. Untuk membiarkan udara tetap masuk, pada bagian atas dinding dibuat lubang udara.

Kelola Interior Sendiri

Meski bangunan dibuat menggunakan jasa arsitek, Ajeng dan suami memutuskan untuk mengelola bagian interior sendiri. Segala hal yang berhubungan dengan interior mereka diskusikan bersama. Konsep “menyatu dengan alam” pun mereka jadikan acuan. Mereka banyak memakai kayu. Penggunaan material kayu tidak hanya terlihat pada deck lantai, tapi juga pada hampir seluruh furnitur di rumah ini. Permainan interior yang dikelola Ajeng bersama suami rupanya bisa berpadu dengan gaya arsitektur dan konsep yang ingin dibangun di rumah ini, sehingga tampak serasi dan selaras.

Ruang makan berada di lahan terbuka. Selain tidak terkesan formal, ruang makan ini juga dapat difungsikan sebagai ruang serbaguna. Area luar dan dalam tampil menyatu, hanya dibatasi oleh pintu kaca yang digeser. Meja rias ini memiliki 2 fungsi. Bila daun mejanya diangkat ada sebuah ruang penyimpanan untuk aksesori, seperti cincin, anting, dan gelang. Daun mejanya sendiri berfungsi sebagai cermiin. Desain dapur yang dibuat selaras menyesuaikan dengan rangka bangunan yang didominasi material kayu.

Kayu Bekas Bantalan Rel Kereta di Rumah yang dilengkapi dengan Genset

Kayu Bekas Bantalan Rel Kereta di Rumah yang dilengkapi dengan Genset sebagai sumber listrik cadangan. harga genset murah bisa didapatkan dari Agen Jual Genset Makassar yang memberikan garansi resmi serta potongan harga. Tampilan fasadnya yang sudah menunjukkan keunikan dari rumah kayu ini. Elemen alam seperti batu, kayu, dan tumbuhan menghiasi rumah ini, membuatnya terkesan sejuk dan asri. Ketika beberapa area didominasi material kayu, ruang santai sekaligus ruang tidur tamu ini tampil ceria dengan aksesori warna cerah yang digunakan.

Ada yang menarik dari material rumah ini, yang membuatnya terasa unik sekaligus cantik. Kayu yang digunakan untuk deck lantai, pintu-pintu, kisi-kisi plafon, dan railing tangga ini ternyata adalah kayu bekas bantalan rel kereta api dan kapal. “Ide kayu bantalan rel ini muncul ketika kami melihat-lihat pameran furnitur, ternyata kayukayu bekas dapat didaur ulang menjadi berbagai macam furnitur,” ujar Ajeng bercerita.

Ajeng menuturkan, karena kayu semakin langka, ia dan suami mengusulkan kepada arsitek untuk menggunakan kayu bekas bantalan rel kereta api. Ajeng memilih jenis bantalan rel dari kayu ulin (kayu besi) yang dianggap kuat karena kayu tersebut sudah teruji selama bertahun-tahun dan sering diterpa oleh berbagai macam cuaca. “Sebagian lantai menggunakan kayu ulin bekas kapal, sedangkan furnitur sebagian besar kami kombinasikan dengan kayu trembesi,” ujar Ajeng menambahkan.

Ingin Rumah Fungsional

Selain rumah yang menyatu dengan alam, Ajeng dan suami pun juga ingin membangun sebuah rumah yang fungsional. Pasalnya, luas lahan yang mereka miliki kurang dari 200m2, sehingga agak sulit untuk membuat rumah dengan kombinasi alam terbuka namun tetap fungsional. Oleh sebab itu, ia meminta sang arsitek untuk merancangkan bangunan ke atas, agar area lainnya bisa dimanfaatkan untuk membuat taman.

Namun, ketika tetangga mereka menjual lahannya, Ajeng dan suami berinisiatif untuk membeli lahan yang persis berada di samping rumahnya tersebut. Alhasil, ketika bangunan inti sudah terbangun, lahan baru pun dimanfaatkan sebagai area terbuka dan dijadikan taman. Ruang tidur utama yang tampak seperti kamar di cottege membuatnya terkesan hangat dan nyaman.

Kami Ingin Selalu Kembali ke Rumah Karena Nyaman dengan Adanya Genset

Kami Ingin Selalu Kembali ke Rumah Karena Nyaman dengan Adanya Genset sebagai sumber listrik alternatif ketika listrik dari PLN sedang padam. Harga genset murah ada di Agen Jual genset Balikpapan yang memberikan potongan harga dan garansi resmi.

Kenyamanan dan kehangatan menjadi kunci utama rumah idaman. Rumah yang membuat seluruh anggota keluarga tak ingin lama berpaling darinya. There is nothing like staying at home for real comfort yang diucapkan Jane ,” kata-kata Austen ini tampaknya sangat nyata terasa saat sebuah keluarga berhasil menciptakan rumah yang mereka idamkan, yakni rumah nyaman dan hangat, yang selalu menjadi tempat favorit untuk berkumpul.

Setiap keluarga mengidamkan rumah semacam ini. Tidak terkecuali bagi keluarga Toto Suharto dan Ajeng Anindya. Keinginan mereka sederhana, hanya ingin membangun rumah yang nyaman dan asri. Berbekal tujuan tersebut, Ajeng meminta arsitek Andra Matin untuk merancangkan rumah impian keluarganya.

“Kami memutuskan menggunakan jasa arsitek yang direferensikan oleh kontraktor kami,” ujar Ajeng. Hasilnya menakjubkan. Mereka merasa rumah mereka sangat nyaman dan hangat. Mereka tak ingin berada jauh dari rumah. Mereka ingin selalu berada rumah, bahkan bila perlu, memindahkan kantor dan pekerjaan mereka ke rumah.

Dibuat Terbuka Bagian fasad rumah yang unik dan menarik membuat kami penasaran ingin segera mengulik isi di dalamnya. Benar rupanya, hal pertama yang rasakan saat menginjakkan kaki di rumah ini adalah: kami tidak ingin pulang dan ingin terus berada di sini.

Rumah ini begitu hijau dan asri, begitu sejuk dan tenang, dan begitu cantik untuk dipandang. Rumah ini banyak memakai unsur alam, seperti kayu dan batu pada dekorasi interior dan materialnya. Pintu-pintu besar dengan material kaca menjadi pembatas antara ruang luar dan ruang dalam. Namun, pintu yang selalu terbuka membuat area dalamnya terkesan menyatu dengan area luar. Pintu yang selalu dibiarkan terbuka membuat angin sepoi-sepoi dapat bebas memasuki area dalam rumah. Kesan sejuk dan relaks membuat siapa saja betah berada berlamalama di rumah ini.

Bukan Interiornya Saja

Kita sudah melihat kenyamanan dan keunikan desain rumah ini. Namun, ternyata ada faktor lain yang membuat rumah ini terasa lebih “hijau” dan alami, yaitu sirkulasi udara yang baik dan hemat listrik. Rumah dua lantai ini memiliki jendela yang berukuran cukup lebar di beberapa bagian, sehingga sirkulasi udara dalam rumah menjadi lancar. Suasana rumah pun tidak panas dan pengap walaupun tanpa pendingin udara.

Melalui jendela itu pula cahaya matahari dapat masuk dengan bebas, menerangi setiap ruang di dalam rumah. Mungkin, inilah salah satu contoh rumah “hijau” yang bisa menjadi inspirasi Anda. Karena rumah “hijau” bukan hanya interiornya, tapi juga peduli terhadap lingkungan. Jika Anda ingin menciptakan suasana alami di rumah, lukisan yang mengandung unsur alam seperti pohon dapat digunakan untuk menghiasi dinding. Tekstur wallpaper juga bisa diselaraskan dengan lukisan yang hendak Anda gunakan. Contohnya seperti pada gambar ini, wallpaper membentuk ukiran yang mirip dengan ranting pohon di lukisan.

Ranting Sebagai Interior dan Genset Sebagai Sumber listrik Alternatif

Ranting Sebagai Interior dan Genset Sebagai Sumber listrik Alternatif ketika listrik pada. Harga genset yang murah bisa didapatkan melalui Distributor Jual genset Bali yang memberikan potongan harga serta garansi resmi.

Ranting tak melulu ada di taman. Ranting bisa juga dipakai sebagai pemanis interior, seperti di rumah ini. Rumah merupakan tempat perhentian terakhir kita setiap hari. Usai beraktivitas seharian, menghadapi berbagai kesibukan, paling enak pulang ke rumah dengan suasana yang nyaman dan menenangkan. Kalau sudah didesain dengan nyaman, dijamin bikin rasanya kepingin cepat kembali ke rumah.

Di kawasan kota Cilegon ini, berdiri sebuah rumah yang mencoba mendekatkan diri ke alam. Mulai dari segi desain, warna, hingga pernak-pernik hiasannya tampak begitu menyatu. Setiap elemen itu saling mendukung satu sama lain untuk menciptakan suasana yang menenangkan. Ada Ranting di Mana-mana Salah satu tujuan dari konsep “alam” di rumah ini ialah untuk menciptakan suasana yang membuat orang merasa nyaman ketika kembali ke rumah.

“Jadi setelah orang pulang ke rumah, nuansanya sudah beda,” ucap Yusanto Hariyanto, Associate Director Ciputra, pengembang perumahan ini Pertama kali memasuki rumah ini, kita akan disambut dengan ruang tamu bernuansa cokelat. Mulai dari dinding, lampu gantung, meja, bantal, maupun karpetnya. Warna cokelat memiliki sifat alami, sejuk dan menenangkan, sehingga ketika orang masuk ke rumah ini akan merasakan atmosfer yang berbeda dengan di luar.

Nyaman dan menenangkan. Bagian paling penting dan unik yang membuat rumah ini tidak tampak mainstream adalah bentuk ranting-ranting pohon yang menghiasi beberapa sudut rumah ini. Sekarang coba perhatikan partisi berwarna putih yang berada di belakang sofa ruang tamu. Itu adalah pola ranting pertama yang akan Anda temui ketika baru memasuki rumah ini.

Partisi unik itu membentuk pola menyerupai batang dan ranting tanaman, untuk memisahkan ruang tamu dengan ruang keluarga. Pola bentuk ranting itu juga diterapkan pada dinding ruang keluarga. Tapi warna yang digunakan berbeda. Dengan menggunakan warna cokelat, pola ranting tersebut tampak lebih senada dengan dinding ruang tamu di sebelahnya.

Sedangkan warna putih pada partisi digunakan supaya tampak lebih menonjol sebagai pembatas ruang. Jika Anda masuk ke kamar tidur utama, jangan kaget jika menemukan pola ranting yang sama pada dindingnya. Karena memang “banyak ranting di rumahku.” Namun, di kamar tidur utama ini, pola ranting hanya digunakan pada sisi kanan dan kiri tempat tidur. Ya, memang tidak satu bidang dinding penuh. Supaya nuansanya masih terkesan simpel dan elegan, tapi tetap “alami”.