Belajar Usaha Mi Mulai Dari Jenis dan Penyajiannya

Menu mi ayam dan mi goreng mungkin yang paling populer di Indonesia. Namun peluang berbisnis menu berbahan mi selalu terbuka, asalkan tetap kreatif.

Misalnya menjual mi dengan toping aneka rasa yang populer, cara pembuatan yang unik, atau membuat penyajian yang sama sekali berbeda. Berikut ini di antaranya.

Menjual mi tak selalu harus berformat mi. Inilah yang ada di benak dua sekawan, Indra Firmansyah (33), dan Ervien Arya (33). Begitu menjamurnya gerai mi ramen di Bandung membuat keduanya tertarik ikut mencicipi bisnis ini, seperti yang mereka katakan kepada portal catering Souljournal.

 

Lahirkan Menu Burger Mi

Namun sudah banyak sekali gerai ramen yang buka, baik yang harganya murah, hingga cukup mahal. Namun berbekal pengamatan, keduanya pun berhasil menciptakan satu menu baru, namanya Burger Ramen.

“Kami melihat gerai ramen dan burger banyak sekali di Bandung. Lalu kami punya ide untuk menyatukannya,” cetus Indra.

Ide dasarnya adalah mengganti roti burger dengan ramen. Tentu saja ramen tidak berbentuk mi biasa, melainkan dibuat terlebih dulu menjadi bentuk roti burger.

Nah, roti burger ramen ini kemudian digunakan layaknya burger bun. Jenisnya pun beragam, lo. Indra menyediakan burger ramen rasa original chicken chashu, spicy chicken chashu, beef black pepper, japanese BBQ chicken katsu, dan asian dory katsu. Saus chashu menawarkan saus ala jepang dipadu dengan mayones.

Sedangkan beef black pepper tidak dibentuk seperti daging burger, melainkan diiris tipis seperti teriyaki. Semua jenis burger ramen ini ditawarkan dengan harga Rp 15 ribu – Rp 18 ribu.

Indra pertama kali meluncurkan ramen burgernya pada event Car Free Day (CFD) di Dago, Bandung, November lalu seperti yang dikutip catering di Soulofren.

Tempat ramai seperti CFD memang potensial menjadi tempat untuk mengenalkan produk baru. Tak lama setelahnya, Indra pun membuka kedai Burger Ramen di kawasan Jl. Banda.

Selain tetap berjualan di acara CFD dan kedainya, Indra juga membuka layanan antar dengan minimal pesanan 2 buah Ramen Burger dengan ongkos kirim dipatok Rp 10 ribu.

Mi bercitarasa dunia Bosan dengan menu mi yang umumnya mengandalkan perpaduan rasa asin, manis, dan pedas membuat Marlissa Anggina berpikir ‘out of the box’. “Saya harus membuat sesuatu yang berbeda,” cetusnya perempuan yang membuka usahanya awal tahun 2012 .

Perempuan yang akrab disapa Lissa ini memutuskan untuk membuat olahan mi yang mengandalkan citarasa masakan dari beberapa negara yang ia namakan Mi Saus Lezat.

Mengandalkan mi yang dibuat khusus berdasarkan resep racikannya yang lembut dan kenyal, Lissa meluncurkan 4 jenis mi bercitarasa dunia awal tahun 2014 lalu.

Di antaranya mi bumbu tomyam, oriental black pepper, new york cheese, dan kare jepang. Semua jenis mi ditawarkan dengan harga ratarata Rp 25 ribu per porsi. Mi tom yam menyajikan mi tomyam, namun tanpa kuah.

“Penyajiannya seperti yamin, tetapi menggunakan bumbu tomyam yang asam pedas,” imbuh Dhatin, Supervisor gerai ini. Mi bercita rasa negeri gajah putih ini dilengkapi dengan pangsit rebus dan kuah kaldu ayam yang disajikan terpisah, lanjut kebagian kedua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *