Belajar Usaha Mi Mulai Dari Jenis dan Penyajiannya Bagian Dua

Berlajut ke artikel selanjutnya, sementara citarasa chinese food bisa dicicipi dalam menu oriental black pepper yang menawarkan saus manis pedas dengan pecahan lada hitam yang memberikan sentuhan hangat di lidah.

Masih dari Asia, ada juga mi dengan saus kare jepang yang memadukan rempah lokal dengan saus jepang nan gurih.

Sementara wakil dari western menghadirkan saus keju ala New York yang gurih dan kental.

Semua jenis mi bersaus lezat ini dilengkapi dengan pangsit rebus dan kuah kaldu ayam. Mi tarik selalu fresh Selain bermain dengan rasa, Anda pun bisa mencuri hati penggemar mi dengan menyajikan mi yang unik seperti di gerai Mi Tarik Laiker.

Menyajikan mi tarik yang selalu dibuat fresh setiap hari, gerai ini menawarkan olahan mi tarik dalam beragam rasa. Namun keunggulannya terletak pada mi buatan tangan.

Baca Juga: Belajar Usaha Mi bagian Pertama

“Mi selalu dibuat baru setiap hari dan jenisnya bisa dipilih pembeli,” terang Tika, salah satu pengelola Mie Tarik Laiker. Anda bahkan bisa melihat langsung proses pembuatan mi tarik melalui dinding kaca karena seorang koki terus-menerus membuat mi tarik, khususnya ketika jam makan siang tiba.

Mi tarik bisa dipesan dalam beragam ukuran, misalnya tebal dan besar, sedang, atau setipis mungkin. Bahkan bisa juga menjadi mi tarik lebar. “Bentuk mi bisa dipesan sesuai selera pembeli,” imbuhnya. Sementara penyajiannya bervariasi, baik kuah maupun topingnya.

Untuk kuahnya tersedia beberapa jenis, di antaranya kaldu ayam, saus jepang, soyu (kecap jepang), hingga tomyam yang asam pedas. Namun tersedia juga mi tarik tanpa kuah, dan tersaji dengan bumbu melimpah. Misalnya mi tarik ayam rica, atau mi tarik goreng laiker.

Bahkan ada juga mi tarik saus krim Italy yang gurih dan pekat. Belum lagi topingnya yang beragam, mulai dari udang, sosis, seeweed (rumput laut), crab stick, hingga telur. Nah, Anda terinspirasi untuk membuat usaha berbasis mi?

Cukup banyak yang bisa dimodifikasi, baik dari jenis mi, toping, kemasan, pilihan rasa, hingga harganya yang bisa disesuaikan dengan segmen konsumen yang Anda incar.

 

Belajar Usaha Mi Mulai Dari Jenis dan Penyajiannya

Menu mi ayam dan mi goreng mungkin yang paling populer di Indonesia. Namun peluang berbisnis menu berbahan mi selalu terbuka, asalkan tetap kreatif.

Misalnya menjual mi dengan toping aneka rasa yang populer, cara pembuatan yang unik, atau membuat penyajian yang sama sekali berbeda. Berikut ini di antaranya.

Menjual mi tak selalu harus berformat mi. Inilah yang ada di benak dua sekawan, Indra Firmansyah (33), dan Ervien Arya (33). Begitu menjamurnya gerai mi ramen di Bandung membuat keduanya tertarik ikut mencicipi bisnis ini, seperti yang mereka katakan kepada portal catering Souljournal.

 

Lahirkan Menu Burger Mi

Namun sudah banyak sekali gerai ramen yang buka, baik yang harganya murah, hingga cukup mahal. Namun berbekal pengamatan, keduanya pun berhasil menciptakan satu menu baru, namanya Burger Ramen.

“Kami melihat gerai ramen dan burger banyak sekali di Bandung. Lalu kami punya ide untuk menyatukannya,” cetus Indra.

Ide dasarnya adalah mengganti roti burger dengan ramen. Tentu saja ramen tidak berbentuk mi biasa, melainkan dibuat terlebih dulu menjadi bentuk roti burger.

Nah, roti burger ramen ini kemudian digunakan layaknya burger bun. Jenisnya pun beragam, lo. Indra menyediakan burger ramen rasa original chicken chashu, spicy chicken chashu, beef black pepper, japanese BBQ chicken katsu, dan asian dory katsu. Saus chashu menawarkan saus ala jepang dipadu dengan mayones.

Sedangkan beef black pepper tidak dibentuk seperti daging burger, melainkan diiris tipis seperti teriyaki. Semua jenis burger ramen ini ditawarkan dengan harga Rp 15 ribu – Rp 18 ribu.

Indra pertama kali meluncurkan ramen burgernya pada event Car Free Day (CFD) di Dago, Bandung, November lalu seperti yang dikutip catering di Soulofren.

Tempat ramai seperti CFD memang potensial menjadi tempat untuk mengenalkan produk baru. Tak lama setelahnya, Indra pun membuka kedai Burger Ramen di kawasan Jl. Banda.

Selain tetap berjualan di acara CFD dan kedainya, Indra juga membuka layanan antar dengan minimal pesanan 2 buah Ramen Burger dengan ongkos kirim dipatok Rp 10 ribu.

Mi bercitarasa dunia Bosan dengan menu mi yang umumnya mengandalkan perpaduan rasa asin, manis, dan pedas membuat Marlissa Anggina berpikir ‘out of the box’. “Saya harus membuat sesuatu yang berbeda,” cetusnya perempuan yang membuka usahanya awal tahun 2012 .

Perempuan yang akrab disapa Lissa ini memutuskan untuk membuat olahan mi yang mengandalkan citarasa masakan dari beberapa negara yang ia namakan Mi Saus Lezat.

Mengandalkan mi yang dibuat khusus berdasarkan resep racikannya yang lembut dan kenyal, Lissa meluncurkan 4 jenis mi bercitarasa dunia awal tahun 2014 lalu.

Di antaranya mi bumbu tomyam, oriental black pepper, new york cheese, dan kare jepang. Semua jenis mi ditawarkan dengan harga ratarata Rp 25 ribu per porsi. Mi tom yam menyajikan mi tomyam, namun tanpa kuah.

“Penyajiannya seperti yamin, tetapi menggunakan bumbu tomyam yang asam pedas,” imbuh Dhatin, Supervisor gerai ini. Mi bercita rasa negeri gajah putih ini dilengkapi dengan pangsit rebus dan kuah kaldu ayam yang disajikan terpisah, lanjut kebagian kedua.

Sup Asam Pedas UNTUK 5 PORSI

BAHAN: 200 gram ayam dada fillet, diiris panjang 3 cm tipis-tipis 1/2 buah bawang bombay, dicincang halus 2 siung bawang putih, dicincang halus 1 cm jahe, dimemarkan 2 buah cabai merah besar, dibuang bijinya dan diiris halus 3 lembar jamur hioko, direndam air hangat dan diiris halus 100 gram tahu, dipotong kotak 1/2 sendok makan kecap asin 2 sendok makan saus sambal 8 sendok makan saus tomat 2 sendok teh garam 1 sendok teh gula pasir 1.000 ml air 1 sendok teh minyak wijen 1 batang daun bawang, dipotong miring 2 sendok makan tepung sagu dilarutkan 2 sendok makan air 1 butir telur, dikocok lepas 1 sendok makan minyak untuk menumis

CARA MEMBUAT: 1. Panaskan minyak. Tumis bawang bombay, bawang putih, jahe, dan cabai merah sampai harum. Masukkan ayam. Aduk sampai berubah warna. 2. Tambahkan jamur. Aduk rata. Masukkan kecap asin, saus sambal, saus tomat, garam, dan gula pasir. Aduk rata. 3. Tambahkan air. Masak sambil diaduk sampai mendidih. Masukkan tahu, minyak wijen dan daun bawang. Aduk rata. 4. Tambahkan larutan tepung sagu. Masak sambil diaduk sampai kental dan meletup letup. 5. Tambahkan telur sedikit sedikit sambil diaduk sampai berserabut.