Mengenal Kelainan Kaki Si Kecil Bag2

Datangilah ahli ortopedi atau ke bagian rehabilitasi medis yang ada di rumah sakit. Pada umumnya, dokter tidak akan menyarankan perawatan apa pun hingga anak mencapai tiga tahun dengan alasan, membiarkan “lemak-bayi” menghilang lebih dulu. Setelah itu, bila memang terbukti si kecil memiliki kaki datar, dokter akan melakukan terapi ortotik. Ini merupakan perangkat medis yang terbuat dari cetakan kaki tanpa diberi tambahan beban (plester gips) atau scan 3D kaki.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Alat ini dirancang demi mengontrol penyelarasan dan fungsi kaki serta anggota tubuh bagian bawah. Ortotik berguna untuk menopang lengkungan, meluruskan kembali struktur pada kaki, mencegah kelainan struktur tulang, otot, tendon, dan kelelahan ligamen. Alat ini bekerja untuk meningkatkan efi siensi biomekanisme dalam interaksi antara kaki dengan tanah. Meskipun sudah dipakaikan ortotik, si kecil tetap diminta melakukan latihan-latihan yang dapat memperkuat otot kaki.

Misal, senam kaki atau latihan lain yang direkomendasikan dokter. Ortotik biasanya dipakai di malam hari saat anak tidur. Selanjutnya, agar aktivitasnya tidak terganggu, anak diberi sepatu khusus yang diberi bantalan ekstra pada bagian dalam kaki. Obat hanya diberikan untuk membantu mengatasi peradangan. Sedangkan operasi dianggap sebagai jalan terakhir, meskipun dapat membentuk lengkungan, tetapi sangat mahal.

Congenital talipes equinovarus merupakan kelainan kaki yang menunjuk ke bawah dan terputar ke dalam. Terlihat, rotasi tungkai ke arah bawah menuju ke arah dalam, sehingga ia  berjalannya menggunakan kaki luar. Kelainan ini terjadi karena kurang sempurnanya pembentukan sel di trimester pertama kehamilan sehingga terjadi kompresi dalam kandungan maupun kelainan otot/sendi.

Jika ketahuan sewaktu sejak lahir, dapat ditangani dengan melakukan serial manipulasi dan tapping per minggu memakai gips selama 2—3 bulan. Jika terapi konservatif 6 bulan hingga setahun gagal dan sudah digips selama 3 bulan, dokter akan menyarankan tindakan operasi. ¦ panjang tungkai berbeda (leg length discrepancy) kalau tak diperhatikan secara saksama kadang kita luput dengan kelainan ini. Kelainan baru ketahuan biasanya ketika anak sudah belajar berjalan atau memakai celana panjang.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *